oleh

Laboratorium Terpadu PNN Nunukan Rampung Dibangun September 2026

Pelita Nunukan – Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Nunukan (PNN) berhasil diselesaikan pada September 2026 setelah melalui sejumlah tantangan pembangunan, termasuk proses pengurusan izin prinsip yang memerlukan koordinasi dan pemenuhan berbagai persyaratan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, dalam sambutannya pada peresmian Gedung Laboratorium Terpadu PNN di Jalan Ujang Dewa, Kabupaten Nunukan, Jumat (16/10/2026).

Sri Suning menjelaskan, pembangunan fasilitas pendidikan tinggi membutuhkan kerja sama dan komitmen berbagai pihak agar dapat diselesaikan sesuai kebutuhan pengembangan institusi pendidikan.

Ia berharap penyelesaian pembangunan tersebut menjadi awal bagi pengembangan PNN secara berkelanjutan, terutama dalam memperkuat pembelajaran berbasis praktik, penelitian terapan, dan inovasi.

“Saya berharap pembangunan laboratorium terpadu ini tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi salah satu langkah awal untuk pengembangan Politeknik Negeri Nunukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, laboratorium perlu dioptimalkan untuk mengembangkan keterampilan profesional mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan industri serta mendukung pembangunan wilayah perbatasan.

Sementara itu, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri melalui sambutan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nunukan, Juni Mardiansyah, juga meminta sivitas akademika menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika Politeknik Negeri Nunukan untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi mahasiswa, masyarakat, serta kemajuan Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan empat fasilitas laboratorium, meliputi Laboratorium Teknik Alat Berat, Laboratorium Teknik Sipil, Laboratorium Simulasi Bisnis, serta Laboratorium Teknologi Hasil Perikanan.

Rampungnya pembangunan gedung tersebut menjadi bagian dari pengembangan sarana pendidikan vokasi di Nunukan. Pemanfaatan laboratorium selanjutnya menjadi aspek penting untuk mendukung pembelajaran, penelitian, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.