PELITA NUNUKAN – Penyelenggaraan Iraw Tidung Borneo Bersatu diharapkan terus diperbaiki agar pelaksanaan berikutnya semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih nyata
PELITA NUNUKAN – Masyarakat Kabupaten Nunukan diajak menjaga persaudaraan di tengah perbedaan suku dan budaya sebagai bagian penting dalam mendukung kehidupan sosial
PELITA NUNUKAN – Generasi muda Suku Tidung didorong mengambil peran aktif dalam pelestarian adat dan budaya, tanpa mengesampingkan pendidikan serta kesiapan menghadapi
PELITA NUNUKAN – Pelestarian budaya Tidung tidak cukup dilakukan melalui perayaan tahunan, tetapi harus diwujudkan dengan mengenal, menjalankan, dan mewariskan tradisi kepada
Pelita Nunukan – Bupati Nunukan Irwan Sabri mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan Senam Lukiwol agar tetap dikenal oleh generasi mendatang. Pesan tersebut
Pelita Nunukan – Bupati Nunukan Irwan Sabri berharap Paras Perbatasan berkembang menjadi daya tarik wisata melalui kegiatan budaya dan olahraga yang melibatkan
Pelita Nunukan – Bupati Nunukan Irwan Sabri mengusulkan Senam Lukiwol menjadi kegiatan olahraga rutin di sekolah, kantor pemerintahan, dan puskesmas. Langkah tersebut
Pelita Nunukan – Bupati Nunukan Irwan Sabri mendorong pelestarian Senam Lukiwol sebagai bagian dari identitas budaya Suku Tidung. Senam yang mengangkat kisah
Pelita Nunukan – Bupati Nunukan mengingatkan generasi muda Tidung agar tidak melupakan adat istiadat dan asal-usul mereka di tengah perkembangan zaman. Pesan
Pelita Nunukan – Iraw Tidung Borneo Bersatu ke-4 Tahun 2026 menghadirkan masyarakat dari empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam,