Pelita Nunukan – Pemerintah Kabupaten Nunukan mendorong penguatan kerja sama lintas batas dengan Sabah, Malaysia, dalam upaya mencegah dan mengendalikan malaria di kawasan perbatasan.
Upaya tersebut mengemuka saat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. H. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., menerima kunjungan kerja Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Malaysia, di Ruang Rapat VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Rabu (7/10).
Pertemuan itu turut dihadiri Dr. Abdul Marsudi Bin Manah bersama rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah, Konsul RI Tawau Dino Nurwahyudin, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara Dr. H. Usman.
Raden Iwan menilai kedekatan geografis antara Nunukan dan Sabah, ditambah tingginya hubungan masyarakat di kawasan perbatasan, membutuhkan komunikasi dan koordinasi kesehatan yang berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada rombongan Jabatan Kesihatan Negeri Sabah,” ujar Raden Iwan.
Menurutnya, malaria menjadi salah satu persoalan kesehatan yang tidak terbatas pada wilayah administrasi maupun batas negara. Mobilitas masyarakat, kegiatan ekonomi, perdagangan, perjalanan, hingga hubungan sosial di kawasan perbatasan dapat memengaruhi perpindahan kasus antardaerah.
Karena itu, pengendalian malaria membutuhkan koordinasi antara wilayah yang berbatasan, termasuk dalam surveilans, penemuan dan pengobatan kasus, pertukaran informasi, pengendalian vektor, serta pencegahan penularan di kawasan yang memiliki risiko tinggi.
“Kalimantan Utara memiliki wilayah perbatasan darat dan laut yang berhubungan langsung dengan Malaysia, khususnya Negeri Sabah. Kondisi ini memberikan tantangan tersendiri dalam pengendalian malaria, namun sekaligus menjadi peluang untuk membangun model kerja sama lintas negara yang lebih baik,” jelasnya.
Pemkab Nunukan berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat mekanisme komunikasi dan koordinasi antara jajaran kesehatan di Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan, dan Sabah.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan komunikasi antarlembaga, tetapi juga mendukung upaya pencegahan dan pengendalian malaria secara berkelanjutan di wilayah perbatasan.









Komentar