oleh

Komisi III Soroti Jalan dan Jembatan sebagai Urat Nadi Warga

Pelita Nunukan – Jalan dan jembatan dinilai menjadi infrastruktur penting yang menentukan kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kabupaten Nunukan.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nunukan, Ryan Antoni, mengatakan persoalan infrastruktur dasar masih menjadi perhatian, terutama di wilayah daratan Kabudaya dan Krayan.

Menurutnya, kondisi jalan dan jembatan di wilayah tersebut belum sepenuhnya mampu mendukung aktivitas masyarakat secara layak.

Ia mengatakan akses infrastruktur berkaitan langsung dengan berbagai kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena kenapa? Misalnya saya infrastruktur jalan jembatan, ini kan satu-satunya urat nadi untuk aktivitas masyarakat, baik itu di bidang ekonomi, mengakses layanan publik, di bidang pendidikan, pemerintahan, dan sebagainya.” Kamis (01/10/2026).

Ryan menjelaskan, persoalan akses tidak hanya berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan kegiatan ekonomi.

Akses tersebut juga dibutuhkan masyarakat untuk memperoleh layanan publik dan menjalankan aktivitas di bidang pendidikan serta pemerintahan.

Karena itu, kondisi infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu persoalan yang dinilai membutuhkan perhatian dalam pembangunan wilayah pedalaman.

Ia menyebut kondisi infrastruktur yang belum layak membuat masyarakat dan pemerintah harus menghadapi tantangan yang lebih besar dalam menjalankan berbagai aktivitas.

“Ini cukup mengeluarkan energi yang besar, karena kondisinya sangat-sangat tidak layak.”

Ryan juga mengaitkan kebutuhan infrastruktur dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedalaman.

Menurutnya, pembangunan perlu diarahkan agar akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi, layanan publik, dan kebutuhan dasar dapat berjalan lebih baik.

Ia berharap pembangunan infrastruktur dapat dimaksimalkan sehingga aktivitas masyarakat di wilayah tersebut menjadi lebih lancar.

“Tetapi untuk memaksimalkannya, agar ini disebut layak, atau paling tidak itu bisa kemudian melancarkan aktivitas masyarakat di bidang ekonomi, layanan publik, dan bisa terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar, misalnya air bersih dan sebagainya, ya ini sudah kita anggap belum, jangankan mau bilang maksimal.”

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *