Pelita Nunukan – Pembangunan dua ruas jalan penghubung Krayan–Malinau ditargetkan selesai pada 2028 berdasarkan komitmen pemerintah pusat yang disampaikan dalam pidato Bupati Nunukan pada peringatan HUT ke-27 Kabupaten Nunukan.
Informasi tersebut disampaikan Bupati Irwan Sabri dalam rapat paripurna peringatan hari jadi Kabupaten Nunukan di DPRD Kabupaten Nunukan, Senin (12/10/2026).
Bupati menyebut Menteri Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) telah menyampaikan komitmen terhadap pembangunan akses penghubung wilayah Krayan dan Malinau.
“Pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan telah menyampaikan komitmennya untuk pembangunan dua ruas jalan penghubung Krayan-Malinau yang ditargetkan tuntas di tahun 2028,” ujarnya.
Pembangunan jalan tersebut dinilai penting untuk memperkuat aksesibilitas wilayah dataran tinggi Krayan yang selama ini menghadapi tantangan konektivitas.
Keterhubungan antardaerah menjadi salah satu kebutuhan strategis bagi masyarakat perbatasan, terutama dalam mendukung mobilitas penduduk, distribusi kebutuhan pokok, pelayanan publik, dan kegiatan ekonomi.
Bupati mengajak masyarakat mendukung sekaligus mengawal rencana pembangunan tersebut agar dapat diwujudkan sesuai target yang disampaikan.
“Mari kita bersama-sama mendukung dan mengawal sehingga hal ini dapat diwujudkan sebagai upaya kita membangun akses dan konektivitas wilayah dataran tinggi Krayan,” katanya.
Meski target penyelesaian telah disampaikan, tahapan pekerjaan, panjang masing-masing ruas, sumber pendanaan, dan jadwal pelaksanaan perlu dikonfirmasi kepada instansi terkait untuk mengetahui perkembangan konkret proyek tersebut.







Komentar