oleh

Iraw Tidung Borneo Bersatu Buka Peluang Ekonomi UMKM Binusan

Pelita Nunukan – Kegiatan Iraw Tidung Borneo Bersatu ke-4 Tahun 2026 turut menjadi ruang aktivitas ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Binusan, Kabupaten Nunukan.

Bupati Nunukan menyoroti keberadaan pedagang yang memenuhi kawasan di sepanjang jalan sekitar lokasi kegiatan saat membuka acara di Baloy Adat Desa Binusan.

“Nah, kemudian yang paling penting di lain sisi adalah UMKM, UMKM di desa ini kita lihat dari sekitar jalan ya dipenuhi semuanya,” ujarnya, Jum’at (09/10/2026).

Menurut Bupati, ramainya pedagang yang berjualan menunjukkan adanya aktivitas ekonomi masyarakat selama kegiatan kebudayaan tersebut berlangsung.

“Artinya adalah ekonomi di Kabupaten Nunukan hari ini berputar dengan baik ya, berdampak ke Desa Binusan dan warga-warga kita yang melakukan UMKM,” katanya.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam momentum peringatan hari ulang tahun Kabupaten Nunukan sekaligus pertemuan masyarakat Tidung dari sejumlah negara.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan seperti ini berpotensi membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan produk dan memperoleh pendapatan dari aktivitas pengunjung.

Meski demikian, besarnya dampak ekonomi terhadap pelaku UMKM masih memerlukan data pendukung, seperti jumlah pedagang, omzet penjualan, dan perbandingan pendapatan sebelum serta selama kegiatan berlangsung.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *